Koprol : Jual atau Tidak?

Jadi belakangan ini saya mendengar banyak sekali rumor mengenai perusahaan-perusahaan yang ingin mengakuisisi Koprol. Beberapa sudah mendekati Koprol secara langsung, beberapa sudah mulai bertanya-tanya ke saya mengenai Koprol dan kemungkinan untuk mendekati mereka. Menarik mendengar pendapat orang-orang ini mengenai Koprol, memberikan saya insight yang baru mengenai Koprol dan bisnis mereka dari sudut pandang seorang calon investor.

So here’s the fact : Koprol belum menambahkan update apapun dalam beberapa bulan terakhir,meskipun mereka sedang melakukan sesuatu dengan Yahoo yang kemungkinan akan memasukkan Koprol ke homepage Yahoo Indonesia sebagai layanan partner. Indikasi yang segera tertangkap oleh calon investor ini adalah tim Koprol belum menemukan arahan yang tepat untuk mengembangkan Koprol, “they don’t what they’re doing, or where they are going“. Untuk calon investor ini, tentu Koprol menjadi sasaran empuk untuk diakuisisi mengingat hype awal yang terbentuk memang cukup besar dan menyumbangkan banyak pengguna baru untuk Koprol, apalagi nanti setelah masuk ke frontpage Yahoo Indonesia.

Saya sangat setuju dengan pendapat bahwa Koprol memiliki potensi yang besar, jelas bermanfaat untuk para penggunanya meskipun dari sisi bisnis cenderung ke pola eksperimen untuk model bisnis yang cocok untuk pasar Indonesia. Model bisnis location-based advertising sendiri masih bisa dibilang eksperimental terutama jika dijajal di bisnis web, namun saya pikir sinerginya bisa jadi hal yang positif. Bayangkan jika Koprol mampu menggandeng mini market, bank, spbu, dan perusahaan yang memiliki banyak cabang (retailer), efeknya tentu berguna bagi pengguna dan juga menguntungkan bagi Koprol.

Lalu, apakah Koprol patut untuk dijual? Saya tidak begitu tahu mengenai keadaan internal SkyEight, perusahaan yang membawahi Koprol, namun saya pikir potensi yang begitu besar ini memerlukan komitmen yang besar dari SkyEight. Tentu tidak akan semudah kedengarannya, namun alangkah sayang jika dibiarkan begitu saja dengan fitur yang konstan tanpa perubahan. Perubahan minor saya rasa sudah cukup untuk menyemangati pengguna, paling tidak mereka tahu bahwa Koprol memang dikembangkan meskipun hanya minor updates.

Saya pun tidak tahu apakah para foundernya sudah merencanakan exit strategy dengan menjual Koprol yang umurnya kurang lebih setahun ini. Traffic Koprol.com menurut Compete.com memang menunjukkan trend menurun, namun hal ini bisa ditarik naik kembali dengan masuk Koprol ke homepage Yahoo Indonesia. Setidaknya statistik ini menunjukkan bahwa trend dalam beberapa bulan terakhir bukan merupakan hal yang bagus untuk Koprol, we are desperate for your killer feature!

Memang sih akuisisi bukan pasti berarti hal buruk bagi Koprol, jika diambil oleh tangan yang tepat tentu bisa menjadi hal yang positif bagi Koprol namun tetap saja tiada orang lain yang mengenal Koprol sebaik para foundernya dan mencari investor yang satu visi merupakan hal yang sangat sulit.

Apa pendapat anda? Jual atau tidak?

Sumber : http://dailysocial.net/

Bookmark and Share

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s