Reset Printer Epson R230

Gubragkk..kesel banget dong rasanya klo printer udah ngga bisa di pake buat nge-print lagi. Ini terjadi dengan saya, pagi ini banyak banget yang harus saya cetak,eee malah printernya ‘ngadat’. Udah di jungkir balikin tetep aja ngga bisa nyala, untung nya salah satu teman saya menyarankan untuk me-reset nya (ada sedikit cahaya).
Kali ini penulis akan menerangkan salah satu cara me-reset printer Epson ksusunya jenis Epson R230, langkah-langkahnya seperti berikut:

1. Downoad software resseter nya di http://goo.gl/q9ci
2. Pastikan printer dalam keadaan ON dan terhubung dengan PC
3. Install file resseter yang telah Anda download
4. Buka program yg telah di-install tadi yaitu “SSC Service Utility”
5. Klik “Configuration” , lalu pada ospi “Printer model” , pilih “R220/R230”
ress
6. Lihat pada taskbar pojok-kanan bawah , pada ikon “”SSC Service Utility” (gambar printer) , klik-kanan , lalu pilih “Protection Counter” – “Reset Protection counter”
r
7. Matikan printer , lalu hidupkan kembali …..Beres…!

Pada beberapa printer generasi sekarang seperti pruduk epson ini oleh pabrik pembuatnya di buat batas cetak ,yaitu sebuah counter untuk mengindikasikan bahwa printer telah mencapai puncak kerja yang maksimum . Saya rasa tujuan produsen melakukan hal ini adalah sekedar pengingat saja . Indikasi bahwa printer sudah waktunya di reset ini adalah blinking (kedip-kedip) dan catridge tak mau bergerak.

Sumber : http://free-7.blogspot.com

Advertisements

Tips Memilih Flash Disk

Bagi kamu yang ingin membeli sebuah flash disk tentunya tidak ada salahnya mengetahui cara benar memilih flash disk. Berikut ini akan dijabarkan tips jitu dalam memilih flash disk yang tepat dan benar.

Dukungan software
Kamu dapat memilih flashdisk yang memiliki chip pengontrol di setiap unitnya. Chip pengontrol ini akan memudahkan kamu untuk meng-install USB flash disk dengan berbagai macam software portabel, seperti: Security Software, Partition Software, File Synchronization, dan lain-lain. Security Software sangat penting dalam memastikan data sensitive kamu tidak jatuh ke tangan orang tak berwenang. Kamu dapat memilih flashdisk yang kompatible dengan beberapa system operasi, tanpa harus menggunakan driver atau tidak tergantung dengan driver tertentu.

Perhatikan kecepatan transfer data
Faktanya, kecepatan transfer data dari USB 2.0 berkisar antara 14 Mb/s hingga 24 Mb/s, namun kecepatan tersebut akan menurun jika menggunakan kabel USB atau USB hub. Walaupun USB 2.0 memiliki kecepatan lebih baik dari USB 1.1, dengan kecepatan 1.5 Mb/s.

Perhatikan desain dan kelengkapannya
Tidak hanya desain dan model fisik flashdisk yang sesuai dengan selera kamu, namun yang harus diperhatikan juga adalah kelengkapan produknya, seperti tali gantungan, tutup casing flashdisk, paket CD driver, fasilitas anti air, pengunci manual di luar casing, kabel USB, dan aksesoris lainnya.

Perhatikan kapasitas flashdisk
Kamu dapat membeli flashdisk, tentunya yang sesuai kebutuhan dan tidak sampai kurang sehingga kamu harus membeli lagi, misalnya kapasitas ideal 2GB, dan sesuai dengan budget kamu.

Perhatikan garansi
Garansi sebisa mungkin life time, namun pemakaian rata-rata flashdisk pada umumnya hanya sekitar 2 hingga 3 tahun, bisa karena bosan memakainya atau mungkin kamu membutuhkan kapasitas yang lebih besar. Hal inilah yang menjadi dasar anggapan bagi sebagian orang bahwa masa garansi cukup hanya 2 hingga 3 tahun.

Perhatikan informasi manufaktur dan distributor
Pilihlah flashdisk yang handal dan memiliki service center yang jelas. Kamu harus memastikan kebenaran informasi mengenai produsen dan distributornya, dan cara menghubungi mereka. Hal ini berguna jika kamu misalnya mengalami masalah dengan flashdisk, atau klaim garansi, ketika outlet tempat kamu membeli flashdisk tidak bersedia melayani klaim kamu.

Sumber : kacong.co.cc

Seagate luncurkan hard drive tertipis di dunia

Seagate Technology mengumumkan tersedianya Momentus, yang merupakan hard disk drive 2,5 inci tertipis di dunia. Produk ini ditujukan untuk produk laptop dan netbook.

Perangkat ini juga bisa dipakai untuk perangkat backup dan alat elektronik konsumer. Dengan tebal hanya 7 milimeter, produk ini sekitar seperempat kali lebih tipis daripada hard drive laptop 2,5 inci yang memiliki ketebalan 9,5 mm.

Seagate mengatakan bahwa dengan drive yang kecil ini maka akan bisa muncul laptop tipis entry level (tingkat bawah) yang lebih terjangkau. Saat ini sekitar 90 persen komputer netbook saat ini masih memakai drive laptop 2,5 inci yang tebal. Ini karena hard drive 1,8 inci dan SSD masih terlalu mahal harganya.

Momentus Thin tersedia dalam ukuran 250 dan 160GB, dan dapat bersaing dengan drive laptop lainnya dalam hal kinerja dan efisiensi daya. dMomentus memiliki cache 8 megabyte, antarmuka SATA 3Gb/s dan kecepatan putar 5400 RPM. Produk ini akan tersedia mulai bulan Januari. Belum ada informasi harga jual di pasaran nantinya.

sumber : http://www.kassa9.com/

Istilah-istilah Video Card

  1. API (Application Programming Interface) adalah sebuah gabungan perintah dan urutan instruksi yang bisa digunakan pengembangan software untuk mendesain game atau aplikasi.  Dengan adanya standar API ini, pengembangan tidak harus menspesifikasikan aplikasi yang dibuatnya berdasarkan arsitektur hardware tertentu. Intinya API berfungsi sebagai perantara yang menghubungkan antara pengembang(programmer) dengan hardware.
  2. Core Clock adalah nilai frekuensi yang dimiliki chip grafis pada video card. Biasanya semakin besar nilai freksuensi ini, maka semakin tinggi kinerjanya. Nilai frekuensi ini dinyatakan dalam Hz(Hertz)
  3. Direct3D adalah salah satu fungsi API pada DirectX. API ini digunakan untuk mengontrol rendering grafis 3D.
  4. D-Sub adalah Standart output port yang dipakai dari video card ke monitor dengan menggunakan koneksi 15 pin. Port ini masih berbasis data analog.
  5. GPU adalah Graphic Processing Unit adalah processor yang digunakan pada video card dalam pemrosesan gambar.
  6. Memory Clock adalah sama seperti core clock, ia menunjukan cara kecepatan kerja untuk chip memory.
  7. OenGL adalah sebuah 3D API yang didesain oleh badan standart independen. openGL bisa dikembangkan untuk digunakan pada model hardware apapun.
  8. PCI Express adalah interface yang digunakan untuk hardware kecepatan tinggi seperti video card.